Kamis, 06 September 2012

Nutrisi Untuk Otak

Otak merupakan organ tubuh paling kompleks. Tak hanya mengatur pikiran, bicara dan emosi, otak juga menjadi pusat kendali seperti detak jantung dan kegiatan bernafas, hingga fungsi yang paling kompleks seperti dorongan seksual, ingatan dan suasana hati. Sepanjang hidup, otak terus sibuk menerima rangsangan, mengolah dan menyimpan informasi, mengembangkan pikiran dan emosi serta menimpan memori. Oleh karena kerja otak begitu penting maka supply Nutrisi Untuk Otak perlu diperhatikan untuk menjaga agar otak dapat bekerja optimal.

Saat mengetahui betapa kompleksnya tugas yang dijalankan otak, kita akan memahami mengapa tubuh memberikan prioritas pada organ ini. Misalnya, otak sesorang yang tengah bermain tenis harus bekerja untuk memperkirakan arah dan kecepatan bola yang datang kemudian memerintah otot-otot lengan dan kaki untuk memukul bola. Pada saat bersamaan, orang tersebut juga berpikir tentang masakan yang harus disiapkan untuk makan malam.

Nutrisi penting yang dibawa dalam darah memang diperlukan oleh otak agar dapat melakukan tugas-tugas yang mengagumkan tersebut. Nutrisi tersebut disaring menuju otak, selanjutnya melalui rekasi yang kompoleks, nutrisi akan dibuah menjadi energi dan bahan kimia penting agar sistem oragan tersebut dapat beroperasi. Gizi dan nutrisi yang tidak seimbang akan menyulitkan otak untuk bekerja dengan maksimal.

Nutrisi Utama untuk Otak

Tiap nutrisi berikut ini memainkan peran penting dalam membangun kekuatan otak serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Adapun nutrisi untuk otak yang paling mendasar adalah sebagai berikut:

Air

Air menjadi komponen utama dalam darah, yaitu sekitar 83%. Air bertugas sebagai sistem transpor yang mengedarkan nutrisi untuk otak dan mengeluarkan sampah. Pasokan air bersih yang cukup merupakan hal penting untuk menjaga kemapuan konsentrasi dan kewaspadaan.

Protein

Protein ditemukan dalam daging, ikan, susu, keju, kacang-kacangan dan biji-bijian. Komponen protein menyediakan materi pembangun struktur diseluruh jaringan tubuh, saraf dan organ dalam termasuk jantung dan otak. Protein juga digunakan untuk memproduksi neutotransmitter dan membangun serta merawat jaringan saraf. Protein sangat penting untuk meningkatkan fungsi mental dan membangkitkan semangat.

Karbohidrat

Karbohidrat ditemuan dalam biji-bijian, buah dan sayuran. Melalui proses pencernaan, karbohidrat dipecah menjadi gula yang disebut glukosa. Glukosa memasok sumber energi utama bagi otak. Namun, kadar gula darah perlu dijaga agar tidak terjadi linglung, pening, kejang bahkan pingsan

Lemak

Ada tiga jenis lemak dalam makanan: jenush, tak jenuh tunggal, dan tak jenuh ganda. Istilah "asam lemak esensial" merujuk pada dua jenis lemak tak jenuh ganda, yaitu Omega 6 dan Omega 3. Penelitian atas lemak esensial menunjukkan bahwa lemak khusus ini dapat meningkatkan ukuran otak dan sel otak, memperbaiki penglihatan dan membantu belajar. Sumber utama asam lemak esensial adalah ikan salmon, makerel, sarden, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral merupakan komponen makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan serta fungsi tubuh dan otak. Zat ini terdapat dalam berbagai jenis makan yang jumlahnya berbeda-beda. Vitamin B kompleks berperan penting dalam menghasilkan energi dan penting bagi otak. Vitamin A, C dan E merupakan antioksidan kuat dan terutama penting untuk meningkatkan serta menjaga ingatan pada orang usia lanjut.

Mineral merupakan faktor penting dalam menjaga kekuatan otak. Magnesium dan Mangan dibutuhkan untuk memberikan energi pada otak. Sodium, Potasim dan Kalsium sangat penting untuk komunikasi sel saraf dan mempermudah pengiriman pesan.

0 komentar:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Posting Komentar