Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2016

10 Fakta Menarik Tentang Pakaian Astronot

Tahun 60-an adalah era dimana umat manusia saling berlomba untuk mencapai bulan, dimana waktu itu Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai dua kekuatan super mencoba untuk membuktikan supremasi mereka atas yang lain. Dalam sejarah singkat spesies kita, pendaratan di bulan telah menjadi salah satu prestasi terbesar. Saat ini kita mencoba untuk mencapai Mars dan berharap satu hari nanti mengadakan perjalanan terjauh di alam semesta. Namun semua ini tidak mungkin terjadi tanpa pakaian astronot. Astronot tidak akan selamat dari kerasnya perjalanan ruang angkasa tanpa pakaian astronot. Jadi apa sebenarnya faktor luar biasa dari pakaian tersebut? Jika anda tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh, silahkan scroll mouse anda ke bawah ini.

1. Pakaian astronot merupakan pengembangan dari pakaian terbang
pakaian astronot
Bahkan sebelum kita serius untuk mulai mempertimbangkan penerbangan ruang angkasa atau misi ke bulan, pilot pesawat tempur dan pilot penguji telah menggunakan setelan terbang untuk berada di ketinggian yang sangat tinggi. Keadaan udara di atas garis Armstrong, atau ketinggian 19.000 meter, sangat tipis sehingga anda memerlukan pakaian bertekanan untuk beroperasi pada ketinggian itu. Pakaian terbang yang awal dibuat pada tahun 1930-an menyebabkan pengembangan pakaian astronot yang digunakan tahun 60-an.

2. Pakaian astronot pertama adalah Russian SK-1
pakaian astronot
Pakaian astronot pertama yang pernah digunakan oleh manusia selama penerbangan ruang angkasa adalah Russian SK-1. Pakaian astronot ini dipakai oleh Yuri Gagarin pada tahun 1961 selama penerbangan ruang angkasa pertama yang dilakukan oleh manusia. Pakaian astronot NASA yang pertama dipakai oleh astronot mereka adalah dalam program merkuri tetapi hanya di dalam pesawat ruang angkasa saja.

3. Anda dapat bertahan di luar angkasa tanpa pakaian astronot
pakaian astronot
Berlawanan dengan kepercayaan populer, jika anda memasuki ruang angkasa tanpa pakaian astronot maka anda ternyata tidak akan mati seketika. Anda dapat bertahan hidup di ruang angkasa selama minimal 15 detik tanpa pakaian astronot apapun. Anda tidak akan sekejap membeku karena panas tubuh anda tidak bisa hilang secepat itu melalui radiasi. Darah tidak akan mendidih karena berada di dalam tekanan tubuh anda. Kulit anda akan mengembang tapi tidak seperti balon dan mungkin agak lebih seperti seorang binaraga. Anda akan terpengaruh oleh radiasi matahari tetapi tidak akan membunuh Anda.

4. Pakaian astronot bekerja dengan menyediakan tekanan yang stabil
pakaian astronot
Fungsi utama dari pakaian astronot adalah untuk menyediakan lingkungan yang bertekanan untuk tubuh anda sehingga menghentikannya dari penggelembungan. Tekanan ini dapat diberikan dengan menyediakan lapisan karet elastis seperti material dan juga dengan menggunakan oksigen bertekanan. Tekanan ini kurang dari tekanan atmosfir bumi dan memungkinkan untuk meningkatkan mobilitas astronot.

5. Pakaian astronot membutuhkan volume yang konstan
pakaian astronot
Salah satu faktor penting dari desain pakaian astronot adalah bahwa volume keseluruhan harus tetap konstan ketika astronot bergerak. Teori di balik ini adalah bahwa jika volume tidak konstan maka astronot harus melakukan pekerjaan hanya untuk menahan tangannya dalam posisi ditekuk. Pekerjaan tambahan ini dapat melelahkan sehingga untuk meminimalkan pekerjaan ini, pakaian dirancang sedemikian rupa sehingga ketika bergerak bersama volume pakaian tetap konstan.

6. Pakaian astronot memiliki kemampuan untuk menampung sampah tubuh
pakaian astronot
Apakah anda pernah berpikir apa yang akan terjadi jika anda sedang berada di ruang angkasa, dalam misi di luar pesawat dan tiba-tiba anda harus buang air kecil? Nah ini bisa menjadi masalah besar karena astronot mungkin perlu tetap berada di luar untuk waktu yang lama. Masalah ini diselesaikan dengan menyediakan kantong berisi urin. Dalam pakaian astronot ini juga terdapat air minum dalam kantong yang terpisah.

7. Pakaian astronot melindungi dari radiasi

pakaian astronot
Salah satu tujuan utama dari pakaian astronot adalah untuk melindungi astronot dari radiasi matahari. Di bumi kita dilindungi oleh serangan radiasi matahari secara terus menerus karena adanya medan magnet bumi. Tapi di ruang angkasa astronot tidak bisa menghindarinya. Pakaian astronot dirancang untuk memberikan perlindungan terbatas namun tetap tidak bisa melindungi astronot sepenuhnya.

8. Pakaian astronot Apollo memiliki sepatu boot
pakaian astronot
Gambar cetak sepatu boot Neil Armstrong yang terkenal ketika menginjakkan kaki di bulan kini telah menjadi ikon. Namun pakaian astronot yang digunakan untuk berjalan-jalan di angkasa tidak secara teknis memiliki sepatu dalam arti tradisional. Pakaian astronot Apollo harus memiliki sepatu bersol keras karena para astronot akan berjalan di permukaan bulan yang kasar.

9. Pakaian astronot tahan terhadap hantaman
pakaian astronot
Salah satu fungsi tambahan pakaian astronot adalah memberikan perlindungan dari meteorit kecil dan puing-puing lainnya yang mengambang di angkasa. Benda-benda kecil dapat bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi hingga mencapai 27.000 kilometer per jam. Pada kecepatan itu bahkan benda terkecil dapat melakukan kerugian besar bagi astronot. Jika pakaian astronot terkena hantaman dan bocor dapat menyebabkan hilangnya tekanan dan membahayakan nyawa astronot.

10. Pakaian astronot digunakan ketika berada di dalam pesawat juga
pakaian astronot
Pakaian astronot tidak saja dipakai ketika berada di luar pesawat ruang angkasa atau saat menjelajahi bulan. Mereka juga dipakai saat para astronot berada di dalam pesawat ruang angkasa selama peluncuran, kembali ke bumi, mendarat dan ketika terhubung ke stasiun ruang angkasa. Hal ini untuk berjaga-jaga sebagai standar keamanan dimana dalam kasus darurat kabin tiba-tiba kehilangan tekanan.

Jumat, 19 Februari 2016

Seragam Tentara Tercanggih Di Dunia Tahun 2015

Bicara masalah kekuatan Militer Dunia, Amerika memang yang terkuat dan selalu menjadi nomor satu. Untuk menambah kekuatan Militer dan mengokohkan posisinya, baru-baru ini Amerika membuat terobosan baru dibuat oleh Militer AS dengan mengembangkan Seragam Tentara Militer masa depan dan tercanggih di dunia.

Gambar seragam tentara militer masa depan tercanggih dunia

Tampaknya kostum yang dipakai dalam Iron Man bukan sekadar khalayan. Baju anti peluru berteknologi tinggi ini mengilhami angkatan bersenjata Amerika Serikat menjadikannya nyata. Inilah dia TALOS: The Tactical Assault Light Operator Suit.

TALOS adalah baju tempur baja yang sangat inovatif. Di dalamnya terdapat teknologi pemantauan daya, kesehatan, dan sistem senjata canggih. Senada dengan janji Letnal Kolonel Karl Borjes, Penasihat Peneliti di Pusat Penelitian, Pengembangan, dan Rekayasa US Army, "TALOS juga memiliki sistem komunikasi, sensor, radar, dan lainnya. Semua teknologi terdepan ada di baju tempur baja ini."

Gambar seragam tentara militer tercanggih dan kuat di dunia

Gambar seragam tentara militer paling canggih untuk masa depan

Gareth McKinley, Profesor di Massachusetts Institute of Technology, membenarkan bahwa dirinya dan beberapa ilmuwan lain di MIT tengah membuat baju tempur yang ada di cerita-cerita fiksi di film-film Hollywood.
"Ya, bentuknya akan sama dengan baju Iron Man," kata McKinley. Bahkan, mengingat bahan baku utama dari logam yang rentan terhadap magnet dan listrik, Sersan Mayor Chris Faris mengungkap, "Para ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology, AS, terlibat dalam desain baju tempur ini. Tim ilmuwan juga sedang mengembangkan pelindung tubuh cair yang akan melindungi tubuh pengguna dari efek medan magnet dan arus listrik."

Gambar seragam tentara militer tercanggih di dunia tahun 2015

Tentunya rencana para peneliti militer tersebut mendapat sambutan positif dari para tentara AS. Mereka berharap TALOS cepat terwujud. Dan tampaknya proyek ini tidak main-main. Pengerjaan baju TALOS dijadwalkan rampung dalam waktu satu tahun, dan penggunaannya bisa dimulai pada tahun 2016.

Kemajuan teknologi menyongsong masa depan memang harus dipersiapkan. Keamanan serta keselamatan prajurit sebagai manusia adalah prioritas. Walau pada akhirnya mungkin menguras dana negara untuk kepentingan militer. Tinggal tersisa pertanyaan mendasar: Apakah tujuan utamanya menyelamatkan nyawa atau menjadi mesin penghancur?

8 Senjata Penghancur Tercanggih di Dunia

Ada beberpa senjata penghancur tercanggih di dunia yang membuat heboh. Senjata-senjata ini memiliki kamampuan luar biasa dan dilengkapi dengan teknologi tercanggih. Apasajakah senjata itu? Berikut ini uraiannya.

1. Aurora Excalibur


Gambar senjata pengahncur tercanggih di dunia Aurora Excalibur

Senjata penghancur tercanggih yang pertama ini adalah sebuah pesawat tanpa awak yang beoperasi dengan lepas landas dan mendarat secara vertical. Pesawat ini dapat mencapai kecepatan 460 mph (740 kmh) dan dapat membawa misil untuk ditembakkan.

2. Peluncur Granat XM-25


Gambar senjata penghancur peluncur granat XM-25

Senjata ini mampu menembakkan 25 granat pada jarak apapun. Jarak dapat diatur dan deprogram pengguna. Senjata baru ini menggabungkan kemampuan menembak dan computer.

3. Hellads Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA)


Gambar senjata laser Hellads Defense Advanced Research Projects Agency

Ini merupakan Senjata penghancur tercanggih ketiga yang ada di dunia. Pentagon mengembangkan senjata laser masa depan yang dikenal sebagai High Energy Liquid Laser Area Defense System. System laser ini dibuat seringkas mungkin agar dapat dipasang di pesawat taktis tanpa mempengaruhi peforma misi.

4. Kamuflase Masa Depan, Metaflex


Gambar senjata penghancur komulate masa depan Metaflex

Senjata penghancur ini adalah metaflex Future Camouflage ilmuwan skotlandia menggabungkan kamuflase dengan menciptakan materi yang disebut Metaflex. Materi ini seperti jubah menghilang Harry Potter.

5. The Free Electron Laser


Gambar senjata penghancur tercanggih The Free Electron Laser

Angkatan Laut (AL) sedang merancang system laser lain yang dapat menembak jatuh roket dan misil yang menyerang kapal. Tak ada batasan penggunaan laser ini ketika sasarannya bukan pelacak sensor, pertukaran informasi dan target.

6. Railgun


Gambar senjata tercanggih Railgun

Senjata penghancur tercanggih keenam yaitu Railgun. Militer Amerika Serikat (AS) menguji sebuah versi Railgun pada 2008 lalu. Senjata ini dapat mempercepat kecepatan proyektil menjadi 2,4 kmh (tjuh kali kecepatan suara).

7. Senjata Pembunuh Milik China


Gambar senjata canggih Pembunuh Milik China

Angkatan Laut Cina mengembangkan senjata pembunuh yang memiliki kemampuan menarget dan menghancurkan pesawat AS. Misil balistik anti pesawat ini dapat menyerang pesawat AS pada jarak dua ribu km. kemampuan maneuver tak terprediksi misil ini membuatnya mampu menhindari radar. Debut senjata ini belum diketahui.

8. Sistem Senjata Sunyi DREAD (DREAD Silent Weapon System)


Gambar senjata penghancur tercanggih di dunia DREAD Silent Weapon System

Senjata penghancur tercanggih didunia ke delapan yaitu Sunyi DREAD. Sistem senjata ini memiliki kemampuan menembakkan 120 ribu peluru per menit. Senjata ini sepenuhnya digerakkan listrik, bukan bubuk misiu.

Nah, itulah 8 senjata penghancur tercanggih di dunia yang ada hingga saat ini. semoga informasi ini bermanfaat.

AL Amerika Memiliki Kapal Serang Siluman Super Cepat

Setiap negara mendambakan memiliki Kapal Perang siluman super cepat. Nah, ternyata Amerika lebih dulu menjawabnya. Bukan Amerika namanya kalau tidak selalu membuat gebrakan dahsyat di dunia kemiliteran. Amerika merupakan Negara adidaya dengan memiliki teknologi senjata militer tercanggih nomor satu di dunia. Selain kekuatan Angkatan udaranya yang dilengkapi dengan pesawat tempur super canggih, Amerika baru-baru ini juga berhasil membuat kapal serang siluman super cepat untuk menambah kekuatan Angkatan Lautnya.

Super Fast stealth attack boat Alias GHOS ini menjadi kapal boat tercepat yang memiliki kecepatan  30 – 50 knot. Dikembangkan oleh US Citizens untuk kebutuhan angkatan laut AS. Kapal super cepat ini selain memiliki kecepatan tinggi dan anti radar, juga dapat sebagai kepal perusak, anti kapal selam, anti ranjau, dilengkapi dengan senjata M197 20mm rotary cannon, anti rudal dan rocket serta masih banyak keunggulan lainya. Intinya kapal serang Milik US Navy ini merupakan teknologi kapal cepat siluman tercanggih didunia.

Rencananya kapal ini dihargai sekitar $ 300.000.00 bagi Negara lain yang ingin memilikinya. Wow, benar-benar mahal gan. Namun harga segitu memang pantas melihat kehebatan kapal ini.

Dikutip dari ArmedForcesUpdate dijelaskan bahwa.

Another great idea for the us military and us navy . This fast attack stealth boat will make a difference. GHOST is a super-cavitating surface craft which is able to achieve 900 times less hull friction compared to a conventional watercraft and is developed by US Citizens for the US Navy at no cost to the US government for providing superior protection to US service personnel. The craft was built by Juliet Marine Systems. The secrecy orders on the project were removed on 11 August 2011

DesignThe Ghost uses a gyro-stabilized dual-pontoon supercavitating hull to run at top speed through 10-foot seas. Called small waterplane-area twin-hull (SWATH), it is controlled by 22 computer-controlled underwater control surfaces. When at rest or moving slowly, the Ghost sits in the water on its centerline module. At eight knots or faster, the high-grade marine aluminum buoyant hulls lift the vessel and achieve full stability. Propulsion on the prototype is provided by T53-703 turboshaft engines, with the company planning to replace them with the General Electric T700 turboshaft. The Ghost has achieved speeds of over 30 knots, and is being tested to 50 knots. It can perform several different missions including anti-surface warfare (ASuW), anti-submarine warfare (ASW), and mine countermeasures (MCM): ASuW armament consists of the M197 20mm rotary cannon and launch tubes that expel exhaust downward between the struts of the SWATH hulls, concealing and dissipating the thermal signature of the launch for BGM-176B Griffin missiles and Advanced Precision Kill Weapon System rockets, with an electro-optical/infrared (EO/IR) sensor and radar; an ASW version could be equipped with an EO/IR sensor, radar, sonobuoy launch tubes, a dipping sonar, and four aft-firing torpedo tubes; an MCM version could be equipped with a towing boom to lower and raise two towed mine-hunting sonars, such as the Kline 5000 or Raytheon AN/AQS-20A. The current Ghost costs $10 million per copy, is crewed by 3-5 sailors, and can be partially disassembled to fit in a C-17 Globemaster III for transport if needed. It is designed for fleet protection for navies with few blue-water needs but require a small and affordable craft in large numbers for near-shore maritime border patrol and defense missions; it is being offered to international customers including Bahrain, Qatar, Israel, Saudi Arabia, Japan, Taiwan, South Korea, and Singapore. High-level discussions have been held with a foreign nation interested in 25 Ghosts for a potential $300 million sale. Juliet Marine is also offering a scaled-up version of the Ghost to the U.S. Navy as part of their re-evaluation of the Littoral Combat Ship program. Plans are to build a corvette-sized Ghost of 150 ft (46 m) in length or more costing about $50 million per vessel, six times cheaper than the $300 million per-ship cost of a current Freedom-class and Independence-class littoral combat ship. One impediment to the U.S. Navy procuring the Ghost is the desire of senior Navy leaders to have large-hulled oceangoing vessels that can also perform inshore operations rather than smaller craft specialized for inshore missions.
Juliet Marine Systems is a maritime technology think tank that is developing innovative solutions for naval and commercial applications. We seek to assure fleet force protection in response to small vessel terrorist attacks against our Navy and coalition ships. There is a clear and present danger of these tactics being used against the U.S. Navy throughout the world and in our home ports. These same innovative technologies, applied to commercial needs, will provide a significant decrease in transit time and increase in energy efficiency, resulting in the savings of thousands of gallons of fuel daily.

Our Navy is in a revolutionary period of change. Historic military tactics combined with modern materials and technology present a formidable fleet protection challenge for our Navy today. One of the greatest threats to our Navy is low tech vessel attacks with conventional explosives, as seen on October 12, 2000, when the USS Cole was attacked, killing 17 sailors and wounding 39 others and in the continued success of pirates. As a maritime systems think tank, Juliet Marine Systems provides offensive, defensive and ISR solutions that are developed in a skunk works operation able to rapidly invent and construct needed technologies and systems for the Navy and armed forces. We have already developed a surface variant of a super cavitating craft and are planning to apply our unique technology in a UUV prototype.

While the GHOST is a surface vessel, the hydrodynamics of the twin submerged buoyant tubular foils are also a test bed for Juliet Marine's next planned prototype, a long duration UUV. The GHOST is a revolutionary proprietary technology vessel platform that will assure force protection through stealth fighter/attack capabilities along with integrated situation awareness.


Nah, berikut ini adalah gambar/foto dari kapal perang siluman super cepat milik AS yang mengagumkan itu.

Gambar kapal perang super cepat GHOST milik Amerika

Gambar Kapal perang siluman Ghost-Super Fast Stealth Attack Boat

Gambar Ghost Super Fast Stealth Attack Boat US Navy

Gambar Ghost-Super Fast Stealth Attack Boat Kapal perang siluman US Navy

Gambar Amazing Ghost-Super Fast Stealth Attack Boat US Navy

Gambar Amazing US Navy Ghost Super Fast Stealth Attack Boat

Gambar Kapal perang siluman Amerika Serikat; Ghost Super Fast Stealth Attack Boat


Bagaimana, luar biasa hebat bukan!

Kamis, 23 April 2015

10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia


10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia – Kekuatan Militer merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjaga keamanan dan kesatuan suatu Negara. Oleh karena itu, hampir setiap Negara yang di Dunia ini secara rutin menganggarkan dana yang besar untuk memperkuat satuan militernya. Kekuatan Militer bukan saja terletak pada jumlah tentara militer yang dimilikinya, namun juga sangat tergantung pada peralatan dan perlengkapan senjata yang dimilikinya, Peralatan dan perlengkapan militer tersebut diantaranya adalah Pesawat Tempur, Tank, Artileri, Kapal Perang, Kapal Induk, Kapal Selam dan senjata-sejata api lainnya.


Daftar 10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia

Global Fire Power membandingkan 126 Negara berdasarkan 50 Faktor yang berhubungan dengan kekuatan Militer dan merumuskan kekuatan militer tersebut menjadi sebuah angka indeks yang dinamai dengan Power Index (Pwrindx). 50 Faktor tersebut meliputi kekuatan Jumlah Tentara, Militer di Darat, Kekuatan Militer di Laut, Kekuatan Militer di Udara, Logistik, Sumber daya dan Anggaran Pertahanan.
Menurut Power Index yang dipublikasikan oleh  Global Fire Power (GPI) ini, Negara Terkuat di Dunia ini adalah Amerika Serikat dengan Power  Indeks 0.1661. Amerika Serikat memiliki jumlah Tentara sebanyak 1,4 juta personel dengan Anggaran Pertahanannya sebesar US$.577 miliar. Sedangkan Negara yang menduduki peringkat kedua adalah Rusia dengan Power Indeks 0.1865 dengan jumlah Tentaranya sebanyak 766.055 personel. Rusia menganggarkan Anggaran Pertahanannya sebesar US$.60 miliar. Posisi Tiga ditempati oleh China (Tiongkok) dengan Power Indeks 0.2315. China memiliki 2,3 personel Tentara dengan Anggaran Pertahanan sebesar US$. 145 miliar.
Berikut ini adalah daftar 10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia berdasarkan peringkat Power Index yang dipublikasi oleh Global Fire Power beserta Jumlah Tentara dan jumlah Anggaran untuk memperkuat Militernya.

1. Amerika Serikat

Power Index : 0,1661
Jumlah Tentara yang Aktif : 1.400.000
Jumlah Tentara Cadangan : 1.100.000
Jumlah Tank : 8.848
Jumlah Pesawat Tempur : 13.892
Jumlah Kapal Induk : 20
Jumlah Kapal Selam : 72
Anggaran Pertahanan : US$.577 miliar

2. Rusia

Power Index : 0,1865
Jumlah Tentara yang Aktif : 766.055
Jumlah Tentara Cadangan : 2.485.000
Jumlah Tank : 15.398
Jumlah Pesawat Tempur : 3.429
Jumlah Kapal Induk : 1
Jumlah Kapal Selam : 55
Anggaran Pertahanan : US$.60,4 miliar

3. China (Tiongkok)

Power Index : 0,2315
Jumlah Tentara yang Aktif : 2.333.000
Jumlah Tentara Cadangan : 2.300.000
Jumlah Tank : 9.150
Jumlah Pesawat Tempur : 2.860
Jumlah Kapal Induk : 1
Jumlah Kapal Selam : 67
Anggaran Pertahanan : US$.145 miliar

4. India

Power Index : 0,2695
Jumlah Tentara yang Aktif : 1.325.000
Jumlah Tentara Cadangan : 2.143.000
Jumlah Tank : 6.464
Jumlah Pesawat Tempur : 1.905
Jumlah Kapal Induk : 2
Jumlah Kapal Selam : 15
Anggaran Pertahanan : US$.38 miliar

5. Britania Raya (Inggris)

Power Index : 0,2743
Jumlah Tentara yang Aktif : 146.980
Jumlah Tentara Cadangan : 182.000
Jumlah Tank : 407
Jumlah Pesawat Tempur : 936
Jumlah Kapal Induk : 1
Jumlah Kapal Selam : 10
Anggaran Pertahanan : US$.51,5 miliar

6. Perancis

Power Index : 0,3065
Jumlah Tentara yang Aktif : 202.761
Jumlah Tentara Cadangan : 185.770
Jumlah Tank : 423
Jumlah Pesawat Tempur : 1.269
Jumlah Kapal Induk : 4
Jumlah Kapal Selam : 10
Anggaran Pertahanan : US$.40 miliar

7. Korea Selatan

Power Index : 0,3098
Jumlah Tentara yang Aktif : 624.465
Jumlah Tentara Cadangan : 2.900.000
Jumlah Tank : 2.381
Jumlah Pesawat Tempur : 1.412
Jumlah Kapal Induk : 0
Jumlah Kapal Selam : 13
Anggaran Pertahanan : US$.33,1 miliar

8. Jerman

Power Index : 0,3505
Jumlah Tentara yang Aktif : 179.046
Jumlah Tentara Cadangan : 145.000
Jumlah Tank : 408
Jumlah Pesawat Tempur : 663
Jumlah Kapal Induk : 0
Jumlah Kapal Selam : 4
Anggaran Pertahanan : US$.40,2 miliar

9. Jepang

Power Index : 0,3838
Jumlah Tentara yang Aktif : 247,173
Jumlah Tentara Cadangan : 57,900
Jumlah Tank : 678
Jumlah Pesawat Tempur : 1.613
Jumlah Kapal Induk : 2
Jumlah Kapal Selam : 16
Anggaran Pertahanan : US$.41,6 miliar

10. Turki

Power Index : 0,4335
Jumlah Tentara yang Aktif : 410,500
Jumlah Tentara Cadangan : 185.630
Jumlah Tank : 3.778
Jumlah Pesawat Tempur : 1.020
Jumlah Kapal Induk : 0
Jumlah Kapal Selam : 13
Anggaran Pertahanan : US$.18,1 miliar

Catatan :
  • Data Power Index diatas dikutip dari situs globalfirepower.com yang diupdate pada bulan April 2015.
  • Berdasarkan Globalfirepower, Kepemilikan Senjata Nuklir tidak dihitung sebagai kekuatan Militer.
  • Semakin Rendah Angka Indeks semakin besar kekuatan Militernya.

Kamis, 06 Maret 2014

10 Kecelakaan Pesawat Paling Tragis di Dunia

Kecelakaan pesawat kerap terjadi karena banyak hal. Bisa karena faktor human error, faktor teknis seperti masalah pada mesin atau sistem navigasi, juga bisa akibat faktor alam.

Kami mencatat ada puluhan kecelakaan pesawat yang memakan korban jiwa hingga ratusan. Namun, di sini kami hanya akan memaparkan 10 kecelakaan pesawat yang paling tragis.

Berikut daftar 10 kecelakaan pesawat terbang yang paling banyak menimbulkan korban tewas dalam sejarah. Tidak termasuk bencana yang disebabkan oleh bom atau akibat terorisme.


1. Korean Airlines, Penerbangan 007, 1983

Lokasi: Laut Okhatsk, dekat Pulau Moneron, Uni Soviet
Meninggal: 269 orang
Selamat: tidak ada

Headline
Pesawat Korean Airlines ini mengalami kerusakan sistem navigasi saat dalam perjalanan dari New York, AS, ke Seoul, Korea Selatan. Sesaat setelah lepas landas dari tempat transit di Anchorage, Alaska, pesawat ini menyimpang sedikit ke Utara.
Setelah menyadari melalui jalur yang salah, kru pesawat mencoba mengembalikan ke jalur yang benar. Saat itu, pesawat berada di atas pangkalan militer Uni Soviet. Pesawaat naas ini memang tak seharusnya melewati pangkalan Soviet, melainkan melewati Samudra Pasifik dan Jepang.
Radar Soviet pun menangkap keberadaan pesawat ini dan langsung menganggapnya sebagai pesawat mata-mata milik AS. Saat itu hubungan kedua negara adidaya ini memang tidak harmonis. Maka, kontan saja Soviet mengirim beberapa jet tempur Sukhoi Su-15 untuk menembaknya.
Setelah ditembak, api menyala di bagian belakang pesawat. Kemudian, pesawat itu tidak seimbang dan terbelah menjadi dua bagian. Pesawat lalu jatuh ke laut Okhatsk 12 menit kemudian.

Insiden ini menewaskan 240 penumpang dan 29 awak. Ini adalah merupakan kecelakaan terbesar dalam sejarah penerbangan Korea Selatan.

2. American Airlines, Penerbangan 191, 1979

Lokasi: Bandara O’Hare, Des Plaines, AS
Meninggal: 273 orang, termasuk 2 jiwa di darat
Selamat: tidak ada
Headline
American Airlines, Penerbangan 191 adalah sebuah pesawat McDonnell Douglas jenis DC-10 yang jatuh di kompleks Chicago. llinois, AS, saat hendak lepas landas dari Bandara Internasional O’Hare pada 25 Mei 1979.
Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 258 orang dan 13 awak ditambah dua orang di darat, dan hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah penerbangan Amerika Serikat.
Pesawat itu sedang dalam perjalanan dari Chicago menuju Los Angeles dan telah bersiap lepas landas. Saat lepas landas, mesin kiri pesawat terayun-ayun dan terlepas. Dan ketika terlepas, mesin tersebut mengenai bagian depan sayap dan merusak sistem hidrolik pesawat secara keseluruhan.
Saat menyadari apa yang terjadi, pilot melambatkan kecepatan pesawat. Pesawat tersebut menjadi miring ke kiri dan jatuh di lapangan kosong dekat tempat parkir trailer di ujung landasan. Puing-puing mesin kiri pesawat ditemukan berceceran di landasan pacu sesaat setelah pesawat tersebut jatuh.

3. Iran Air, Penerbangan 655, 1988

Lokasi: Teluk Persia
Meninggal: 290 orang
Selamat: tidak ada
Headline
Ini adalah pesawat Airbus A300 komersial yang ditembak jatuh oleh rudal kapal perang AS USS Vincennes pada 3 Juli 1988 (masa akhir perang Iran-Irak), di atas Selat Hormuz, wilayah Teluk Persia. Pesawat ini tengah melakukan penerbangan dari Bandara Abbas, Iran ke Dubai, Uni Emirat Arab.
Kejadian ini menewaskan 290 penumpang dan awak kapal, termasuk 66 di antaranya adalah anak-anak. Ini merupakan angka kematian tertinggi dari semua insiden penerbangan yang melibatkan Airbus A300 di dunia.
Delapan tahun kemudian, atau tepatnya pada 1996, AS dan Iran mencapai kesepakatan dalam penyelesaian yang terkait dengan insiden itu di Mahkamah Internasional. AS setuju untuk membayar US$61.800.000 sebagai kompensansi kepada keluarga korban. Namun secara resmi, AS tidak pernah mengaku bersalah atau meminta maaf kepada Iran.
Untuk memperingatinya, kejadian ini pun diabadikan menjadi gambar desain perangko oleh
pemerintah Iran.

4. Pesawat Kargo Africa Air, 1996

Lokasi: Kinshasa, Republik Demokratik Kongo
Meninggal: kurang lebih 300 orang, termasuk 2 awak pesawat
Luka parah: 253 orang

Headline
Ini adalah kecelakaan pesawat yang paling mematikan bagi orang di darat. Tidak banyak informasi tentang kecelakaan ini, dimungkinkan karena lokasi dan ilegalitas.
Pesawat kargo Antonov 32 yang disewa oleh Rusia ini dalam kondisi kelebihan beban, kemungkinan pesawat ini membawa perlengkapan senjata untuk kelompok militer Angola.
Saat lepas landas, pesawat tidak mencapai kecepatan yang tepat, namun tetap berusaha untuk tetap terbang. Akhirnya, pesawat jatuh di pasar yang tak jauh dari lokasi lepas landas dan langsung meledak, serta menewaskan sekitar 300 orang.

5. Saudia, Penerbangan 163, 1980

Lokasi: Riyadh, Arab Saudi
Meninggal: 301 orang
Selamat: tidak ada

Headline
Pesawat bertipe Lockheed L-1011-200 TriStar milik Saudia (sekarang bernamaSaudi Arabian Airlines) lepas landas dari Riyadh International Airport di Riyadh menuju Jeddah. Sesaat setelah lepas landas, terdengar peringatan tentang asap di dalam kompartemen kargo.
Para kru menghabiskan waktu empat menit untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, lalu akhirnya kembali ke bandara.
Kerusakan akibat api, memaksa pilot mematikan mesin bagian tengah. Pesawat mendarat dengan selamat, tetapi pesawat terus bergulir di landasan, menjauh dari kendaraan darurat yang sedang menantinya. Hal ini masih ditambah dengan pintu-pintu tidak dapat dibuka oleh petugas penyelamat sampai lima belas menit setelah pendaratan.
Akibatnya, semua penumpang dan awak pesawat tewas karena menghirup asap selama proses awal evakuasi.

6. Pesawat militer Ilyushin Il-76MD, 2003

Lokasi: Kerman, Iran
Meninggal: 302 orang
Selamat: tidak ada

Headline
Pesawat naas ini adalah pesawat angkut militer jenis Ilyushin Il-76MD milik GardaRevolusi Iran. Kecelakaan yang terjadi pada 19 Februari 2003 ini, menewaskan 302 orang, kebanyakan dari mereka anggota Garda Revolusi Iran.
Tak banyak informasi dari kecelakaan pesawat terbesar di Iran ini, namun laporan resmi mengatakan penyebab kecelakaan adalah akibat cuaca buruk, yaitu angin kencang dan kabut tebal.
Beberapa sumber berspekulasi bahwa kecelakaan itu mungkin akibat tabrakan di udara, atau adanya masalah mekanis pada mesin.

7. Turkish Airlines, Penerbangan 981, 1974

Lokasi: Hutan Ermenonville, dekat Paris, Prancis
Meninggal: 346 orang
Selamat: tidak ada

Headline
Insiden ini adalah kecelakaan pesawat dengan angka kematian tertinggi di Prancis dan dari semua kecelakaan pesawat DC-10 di dunia.
Pesawat McDonnell Douglas DC-10 milik Turki ini terbang dari Paris, Prancis, menuju London, Inggris pada 3 Maret 1974. Ketika terbang di atas kota Meaux, Prancis, terdengar suara ledakan dari pintu kargo belakang. Kemudian lantai kabin diatas kargo runtuh, menghancurkan kendali pesawat.
Pilot dan co-pilot berjuang untuk mengendalikan pesawat selama 72 detik sebelum akhirnya jatuh di hutan Ermenonville. Pesawat pun hancur dan menewaskan seluruh penumpang serta awaknya.
Menurut laporan resmi, penyebab dari kecelakaan ini adalah akibat kerusakan pintu kargo belakang.

8. Tabrakan udara di Charkhi Dadri, 1996

Lokasi: Charkhi Dadri, India
Meninggal: 349 orang
Selamat: tidak ada
Headline
Tabrakan pesawat di udara yang terjadi pada 12 November 1996 ini melibatkanBoeing 747-168B milik Saudi Arabian Airlines yang membawa 312 penumpang dengan pesawat Ilyushin Il-76TD milik Kazakhstan Airlines yang mengangkut 37 penumpang.
Insiden tabrakan udara maut ini akibat keterbatasan pilot Kazakhstan Airlines dalam berbahasa Inggris saat hendak mendarat di New Delhi, India. Saat itu, pesawat aman untuk turun hingga ketinggian 4.600 kaki, tetapi operator radio gagal menginformasikan kepada kru pesawat untuk tetap pada ketinggiannya. Akibatnya pesawat pun terus mengurangi ketinggiannya.
Di saat bersamaan, pesawat Saudi Arabian Airlines baru saja lepas landas, dan pada ketinggian 4.300 kaki tabrakan pun tak terhindarkan. Kedua pesawat langsung meledak di udara meninggalkan ribuan kepingan yang jatuh ke daratan.
Ini adalah kecelakaan di udara terbesar yang pernah ada dalam sejarah penerbangan dunia.

9. Japan Airlines, Penerbangan 123, 1985

Lokasi: Ueno, Jepang
Meninggal: 520 orang
Selamat: 4 orang
Headline
Pesawat Boeing 747SR milik Japan Airlines(JAL) ini jatuh di Gunung Takamagahara, sekitar 100 km dari Tokyo, pada 12 Agustus 1985. Sebanyak 15 awak pesawat dan 505 penumpang tewas. Dan ajaibnya ada empat penumpang yang dinyatakan selamat dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan disebabkan oleh bagian ekor pesawat yang lepas sekitar 12 menit setelah lepas landas, akibatnya dinding penyekat bagian buritan pecah. Terlepasnya bagian ekor ini merusak sistem hidrolik pesawat secara keseluruhan, mengakibatkan pesawat hanya melayang-layang tak terkontrol selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya jatuh.
Sebenarnya, pilot mencoba mencari tempat untuk melakukan pendaratan darurat. Awalnya pilot ingin kembali ke Bandara Haneda di Tokyo, tempat pesawat ini lepas landas. Namun, ketika pesawat semakin tidak terkendali, pilot mencoba terbang menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Yokota.
Namun semua usaha tersebut sia-sia dan akhirnya pesawat jatuh di Gunung Takamagahara.

10. Musibah Tenerife, 1977

Lokasi: Bandara di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol
Meninggal: 583 orang
Selamat: 61 orang
Headline
Musibah Tenerife yang menewaskan 583 orang ini terjadi pada 27 Maret 1977 pukul 17:06 waktu setempat, ketika dua Boeing 747 bertabrakan di Bandar Udara Internasional Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol. Hingga kini kecelakaan tersebut masih merupakan peringkat tertinggi kehilangan nyawa manusia dalam sejarah penerbangan.
Pesawat yang terlibat yaitu Pan Am, Penerbangan 1736, di bawah kendali Kapten Victor Grubbs, dan KLM, Penerbangan 4805, di bawah kendali Kapten Jacob Veldhuyzen van Zanten.
Pesawat KLM melakukan lepas landas di satu-satunya landasan pacu di bandara tersebut, menabrak pesawat Pan Am yang sedang berjalan menuju landasan yang sama.
Sebelumnya, kedua pesawat tersebut memang dialihkan menuju Bandara Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol menyusul terjadinya ledakan bom di sebuah toko bunga di bandara tujuan semula di Las Palmas, yang disusul dengan ancaman bom kedua.
Kedua pesawat bertabrakan ketika akan meninggalkan Tenerife kembali ke Las Palmas. Pesawat KLM melakukan take off tanpa izin dari Air Traffic Controller (ATC) bersamaan di saat pesawat Pan Am sedang menyeberangi landasan yang sama untuk bersiap berangkat.
Pilot KLM sempat mencoba memaksa pesawatnya untuk lepas landas, namun baru mencapai 100 kaki sudah menabrak pesawat Pan Am.
Jumlah korban tewas dari pesawat KLM adalah semua 234 penumpang dan 14 awaknya, sedangkan dari pesawat PanAm 9 dari 16 awak tewas dan 265 dari 317 penumpang tewas.
Investigasi menunjukkan bahwa selain usaha lepas landas KLM tanpa izin ATC, kecelakaan ini disebabkan juga oleh kebingungan pilot kedua pesawat oleh intruksi ATC yang berlogat Spanyol, serta pilot KLM tidak menggunakan bahasa standar penerbangan sehingga membingunkan petugas ATC.
Selain itu, peralatan komunikasi dan lainnya juga tidak memadai untuk mengawasi pergerakan pesawat. Kondisi ini diperparah oleh kabut tebal yang melanda daerah itu di saat kecelakaan terjadi.