Jumat, 18 Mei 2012

10 Letusan Gunung Berapi Paling Dahsyat Sepanjang Masa

10. Mount Lamington

 
Lamington adalah gunung api dengan ketinggian 1,680 meter yang terletak di Papua New  Guinea. Sialnya hingga tahun 1951, penduduk setempat di Provinsi Oro ini mengira gunung tersebut hanyalah gunung biasa yang ditumbuhi pepohonan. Hingga suatu malam pada 18 Januari, lahar dan asap mulai untuk keluar dari puncaknya, dan tiga hari kemudian, sebuah ledakan sangat besar dari sisi utara, menyebabkan langit ditutupi debu tebal dan  gerimis magma bercampur  uap sulfur. Dalam beberapa bulan kemudian getaran dan letusan terus berlanjut hingga radius 10 mil. Ledakannya menyebabkan total hampi 3,000 kematian.

9. Papandayan

 

Papandayan adalah sebuah gunung api semi-aktif yang terletak di pulau Jawa, Indonesia.  Pada 1772, gunung api ini meletus menghancurkan 40 desa di dekatnya.  Lebih dari  3,000 orang terbunuh. Gunung api ini diperkirakan masih sangat berbahaya dan terus mengeluarkan asap dan letusan-letusan di tahun 1923, 1942,  dan terus meningkatkan kekuatannya di tahun  2002.

8. Kelud

 
Kelud juga terletak di Pulau Jawa, Indonesia.  Sisi timur Kelud telah ‘menggerutu’ pada tahun 2008, di mana sebelumnya pada tahun 1919 lumpur  lahar telah membunuh di atas 5,000 orang. Sejak itu, Terowongan Ampera, suatu sistem pengeringan untuk menampung banjir lahar dari kawah telah dibangun. Oktober 2007, ketika itu 30,000 penduduk lokal  harus diungsikan setelah gunung api dalam kondisi Siaga Merah. Selama dua minggu Kelud memuntahkan debu hingga 8 mil jauhnya.

7. Unzen

 
Unzen yang terdiri dari beberapa lapis stratovolcanoes terletak di daerah Kyushu, Jepang. Gunung api setinggi 1,500 meter ini masih aktip hingga kini. Pada tahun1792  beberapa kubah lahar roboh, menyebabkan tsunami  yang membunuh lebih 15,000 orang.  Sebuah letusan terbaru di tahun 1991 telam membunuh lebih dari 40 orang dan menyebabkan kerusakan luar biasa pada bangunan-bangunan disekitarnya.

6. Ruiz

 

Nevado Del Ruiz, Kolumbia, dikenal karena laharnya yaitu mudflow atau longsoran yang terdiri atas air dan material pyroclastic yang mengalir dan mematikan . Di tahun 1595, 635 orang terbunuh setelah lumpur yang yang mendidih seperti dituangkan ke dalam sungai Guali dan Lagunillas, dan di tahun 1845  lebih dari  1,000 orang tewas.  Kota  Armero yang dibangun di atas magma yang mengering telah kehilangan hampir seluruh populasi penduduknya  ketika di tahun1985,  sebuah letusan telah mengalirkan lahar  dengan kecepatan 40 mil per jam dan mengubur  kota.  Lebih dari 23,000 orang tewas.

5. Mount Pelee

 
Gunung api yang terletak di Martinique,  kini menjadi tujuan wisatawa di Perancis yang populer untuk mengenang bahwa sesuatu yang sangat  mematikan telah terjadi di sini. Pada tahun 1902, sebuah letusan yang terbesar di abad 20 terjadi di sini dan menewaskan lebih dari 30,000 orang.  Dimulai dengan letusan kecil beruntun yang hanya mengeluarkan asap, belerang dan debu dan pada April 1902,  gunung api ini tidak sepenuhnya meletus sampai tanggal 8 Mei 1902. Air mancur lahar yang menyala, dan awan beracun meluncur deras dengan kecepatan 600 mil per jam dari gunung api tersebut.   Dengan temperatur 1075 derajat, lahar  telah mendidihkan kota St.Pierre bawahnya.   Kota  terbakar berhari-hari kemudian. Hanya dua orang yang selamat pada waktu itu.

4. Krakatau

 

Krakatoa, juga dikenal sebagai Krakatau, adalah pulau vulkanis  yang  still-dangerous,  terletak di Selat Sunda, Indonesia. Agustus 1883, sebuah rangkaian ledakan dahsyat  yang mengerikan dengan  kekuatan 13,000 kali lebih besar dari bom Hiroshima.  Ledakannya terdengar hingga ke Perth, Australia.   Muntahan  lebih dari 21 kilometer kubik  batu dan debu membumbung hingga setinggi 70 mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas.   Namun  dengan tsunami yang ditimbulkannya, korban sepertinya bisa lebih besar lagi.

3. Tambora

 
Tambora adalah gunung api aktip dari 130-an gunung api yang yang ada di Indonesia. Gunung raksasa setinggi  4,300 meter telah ‘melakukan’ serangkaian ledakan dari April hingga Juni di tahun 1815 dan mengguncangkan dunia dengan after-effect-nya yang mengubah stratosfir dan menyebabkan kelaparan yang buruk hingga ke  US dan Eropa pada abad ke 19. Batu merah berpijar menghujani angkasa ketika sepenuhnya gunung tersebut meletus. Semua tumbuh-tumbuhan pada pulau dimana gunung tersebut berada dibinasakan oleh lahar dan awan beracun. Secara keseluruhan, lebih 71,000 orang tewas karena terbakar, kelaparan ataupun keracunan.

2. Mount Vesuvius

 

1. Laki

 
Laki adalah sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783.  Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50% populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.   Kelaparan menjadi penyebab matinya 25%  populasi tersebut.  Air mancur lahar memancar hingga 1.400 meter tingginya. Seluruh dunia merasakan akibat dari letusan tersebut.  Awan beracun menyebar hingga ke Eropa, menutupi langit belahan bumi bagian utara yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal di Inggris dan membunuh 8.000 orang.  Di Amerika Utara, musim dingin 1784 menjadi musim dingin terpanjang dan paling dingin yang pernah tercatat. Ada catatan lebih banyak salju di New Jersey, sungai Mississippi membeku di New Orleans, dan di  ditemukan es di Teluk Mexico!.

0 komentar:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Posting Komentar